Film Korea yang Sedih Menguras Air Mata: Miracle in Cell No.7

Film korea yang sedih sampai menguras air mata, cerita pribadi saya. Film ini tentang pengorbanan seorang ayah yang berketerbelakangan mental terhadap anaknya.

Aku mau mengulas film yang pernah aku tonton. Sebenernya film ini sudah lama tapi kalau kalian pecinta film atau drama korea mungkin pasti pernah dengar atau malah pernah nonton film ini sebelumnya.

Ya film yang bakal diulas ini judulnya “Miracle in Cell No.7” yang artinya “Keajaiban di dalam sel nomor 7”.

Tentang film ini

Film besutan sutradara Lee Hwan Kyung dari korea selatan ini sebenarnya rilis dan tayang sekitar tahun 2013. Dibintangi oleh Ryu Seung-ryong, Kal So-won dan Park Shin-hye. Dengan mengusung tema drama dan komedi, film berdurasi 2 jam dan 7 menit ini akan membuat perasaan kalian campur aduk. Dari sedih, marah sampai ketawa.

Kesan setelah nonton film ini

Serius, seiring dengan berjalannya menit dan adegan yang ada pas nonton film ini mood aku berubah-ubah. Bukan dalam artian yang buruk, malah bagus. Unsur drama yang benar-benar menguras emosi dan mengharukan maupun unsur komedinya yang gak garing malah sangat lucu benar-benar pas dan nyaman untuk dinikmati. Beberapa menit diawal mungkin akan membuat kalian sedih atau marah, tapi di menit-menit berikutnya akan masuk adegan yang akan membuat kalian tertawa.

Sinopsis

Film ini berkisah tentang pengorbanan dan rasa cinta sang ayah kepada anaknya dan sebaliknya. Dimana ayahnya di sini mengalami keterbelakangan mental sehingga punya mental seperti anak-anak yang kelewat polos, tetapi dia masih tetap berusaha bekerja untuk anaknya. Anaknya pun juga menyayanginya terbukti sang anak selalu membantu ayahnya dan mengurusi rumah. Film ini berlatar pada tahun 1997, Ye Sung (diperankan oleh Kal So-won) tinggal bersama ayahnya yang bernama Yong Goo (diperankan oleh Ryu Seung-Ryong) yang berketerbelakangan mental. Suatu hari karena suatu hal Yong Goo dituduh melakukan pembunuhan dan pelecehan terhadap anak perempuan, dan kemudian ditahan di penjara tepatnya ditempatkan di sel nomor 7. Dari sinilah dimulai perjuangan sang ayah, dengan bantuan teman satu selnya, keinginannya untuk bertemu anaknya dapat terwujud, teman-teman satu selnya membantu menyusupkan anaknya ke dalam sel mereka. Mereka pun turut membantunya agar ia bisa membuktikan kalau dia tidak bersalah, sehingga bisa dengan segera bebas dari penjara. Usaha mereka dalam membantu Yong Goo banyak diselingi dengan adegan yang lucu, cerita masing-masing orang di sel itu pun hingga sampai pada akhirnya mereka bebas dari penjara sangat menarik. Lalu puncaknya saat Yong Goo akan dijatuhi hukuman mati, ahh disini adegannya dramatis dan sangat menyesakkan. Hingga nantinya saat dewasa Ye Sung (diperankan oleh Park Shin-hye) bertekad hingga menjadi pengacara yang nantinya akan membuktikan jika ayahnya tidak bersalah.

READ  Memaafkan Gundala Di Kali Kedua, spoiler alert!

sumber: google.com

Direncanakan akan di-remake dalam versi Indonesia

Film ini memang menjadi film terlaris pada tahun 2013 dan menjadi peringkat ketiga yang terlaris sepanjang sejarah Korea. Rupanya menyadari betapa suksesnya film ini, pada bulan maret lalu dikabarkan bahwa salah satu rumah produksi di Indonesia (falcon studio) berencana untuk me-remake film ini ke dalam versi Indonesianya. Wahh, patut dinantikan ya, semoga projectnya berjalan lancar dan mulus. Sebelum menonton film ini, diharapkan anda menyiapkan banyak tisu ya, karena mungkin kalian akan banyak menguras air mata ketika menonton film ini. Karena jujur aku banyak menguras air mata pas nonton ini, dan bukan aku aja temen-temen dan keluargaku pun pada nangis semua. Oke segitu aja ya, jangan lupa tonton~

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of