Pengalaman Saat Sakit Hipotensi – Mengenal Lebih Jauh

Pada kali ini aku ingin berbagi tentang penyakit hipotensi atau darah rendah, lebih jauh sesuai pengalaman yang dulu pernah saya alami semoga kalian bisa ambil pelajaran penting didalamnya

Sumber: google.com

Pernah dengar tentang hipertensi? Atau pernah dengar tentang darah tinggi? Pasti pernah kan?

Hipertensi merupakan kondisi dimana seseorang memiliki tekanan darah di atas angka normal, dimana tekanan normal itu berkisar antara 90/60 mmHg sampai 140/90 mmHg. Orang yang tekanan darahnya di atas 140/90 mmHg dianggap punya tekanan darah tinggi, sehingga kondisi ini disebut juga dengan darah tinggi. Kondisi ini biasanya banyak diderita oleh orang-orang yang sudah berumur menjelang tua. Nah selain hipertensi ada juga kondisi lain yang terjadi jika ada ketidakseimbangan dalam tekanan darah, yaitu hipotensi. Berkebalikan dari hipertensi, hipotensi atau juga bisa disebut darah rendah, merupakan kondisi dimana tekanan darah berada di bawah rata-rata normal yakni dibawah 90/60 mmHg.

Lalu apa gejala, penyebab dan bagaimana penanganannya?

Pengalaman aku

Kebetulan aku dulu lumayan sering kena hipotensi, apalagi dulu pas sibuk-sibuknya jadi pelajar yang sibuk belajar di sekolah, ditambah dengan kegiatan ekstrakulikuler yang super sibuk sampai bisa seharian beraktifitas di sekolah jadinya. Terasa sekolah itu jadi tempat kedua lah pokoknya. Nah pas zaman-zaman itu aku pernah lagi drop dropnya karena tekanan darah aku saat itu cuma sekitar 70/60 mmHg aja, lumayan rendah ya? Rasanya kepala tuh berat banget sama badan juga lemesss banget. Dulu kalo sudah ngerasa pusing gitu aku pasti bakal disuruh makan telur kampung setengah matang, memang jadi agak enakan setelahnya. Tapi tetap harus dibarengi dengan istirahat, makan dan minum yang cukup. Alhamdulillah sekarang sudah jarang banget kena hipotensi. Mungkin karena daily life aku yang lebih baik sekarang. Semoga kedepannya kondisi tekanan darahku bakal lebih baik lagi.

READ  Pengalaman Belanja Pertama di JD.ID

Nah lalu gejala yang ditimbulkan ketika kena hipotensi ini apa?

Gejala yang ditimbulkan

Gejalanya hipotensi ini bisa berupa pusing, mual dan muntah, lemas, pandangan buram, konsentrasi berkurang, keseimbangan tubuh goyah sampai pingsan.

Penyebab kondisi ini

Penyebabnya bisa banyak faktor loh, faktor umur, cuaca dan berbagai kondisi lain seperti dehidrasi, kekurangan nutrisi, ketidakseimbangan hormon, akibat konsumsi obat-obat tertentu, maupun kehamilan.

Penanganan awal yang bisa dilakukan

Penanganan awal yang dapat dilakukan ketika mengalami hipotensi sebaiknya segera duduk atau berbaring, lalu minum air putih, dan menghentikan semua kegiatan yang sedang dilakukan. Soalnya kalo gerak atau berpindah secara mendadak aja bisa tiba-tiba buat kita pusing. Nah gejala ringan seperti itu biasanya akan segera hilang setelah beberapa saat. Kalo pengalaman aku memang dibarengi dengan makan telur kampung setengah matang tadi jadi lumayan buat ngurangin gejalanya. Tapi jika gejalanya masih aja atau bertambah parah, perlu diperiksakan ke dokter untuk pemeriksaan dan pengobatan yang lebih tepat dan menyeluruh.

Pencegahan yang bisa dilakukan

Untuk pencegahannya bisa dengan menghindari atau membatasi minuman berkafein dan alkohol, konsumsi makanan berkadar garam tinggi dan atur pola makan menjadi porsi kecil dengan frekuensi yang sering, memposisikan tidur dengan kepala yang lebih tinggi sekitar 15 cm, dan usahakan beraktifitas dengan gerakan santai dan perlahan seperti secara perlahan mengubah posisi baik dari berbaring ke duduk, berbaring ke berdiri, dll. Dan jangan lupa untuk sering-sering mencek kondisi kita terutama kondisi tekanan darah kita. Karena kadang beberapa gejala tidak timbul ketika kondisi yang tidak stabil pada tekanan darah itu terjadi dalam tubuh kita.

Sumber: google.com

Oke mungkin segitu aja ya mengenai hipotensi ini, sebelum terjadi lebih baik kita cegah ya~

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of