Pengalamanku OSPEK yang Memacu Adrenalin


ini pengalaman ku saat ospek dan sampai ada kisah kesurupannya loh, baca aja pasti seru. Sekarang sudah mau masuk tahun ajaran baru ya. Dan buat anak-anak maba (mahasiswa baru) mungkin sudah mulai beraktifitas menghadiri kelas di kampus.

Nah para maba pastinya sudah melewati masa ospek (orientasi studi dan pengenalan kampus) kan? Gimana? Capek? Ada hal-hal menarik atau hal-hal yang menjengkelkan terjadi pas ospek kemarin?

Haha, pasti ada lah ya hal-hal yang mengesankan terjadi pas waktu itu.

Pengalaman aku saat ospek

Begitu pula aku, setahun yang lalu pas mau jadi maba aku mengikuti ospek yang saat itu berlangsung selama kurang lebih 3 hari. Yahh, kurang lebih seperti mos (masa orientasi sekolah) pas mau jadi pelajar dulu. Tapi dalam kegiatan ospek yang akan dilaksanakan di universitas, kami cuma disuruh memakai setelan hitam putih (kayak tes pns aja:’), tidak seperti di sekolah yang setelannya duh, memalukan banget:( Kalau universitas lain gimana?

sumber: google.com

Kegiatan selama ospek yaa seperti mendengar rektor maupun dosen yang cuap-cuap menyambut maba dan mengenalkan semua hal yang bersangkutan dengan kampus, ada sesi tanya jawab dll.

Ada juga senior-senior dari beberapa klub, masing-masing mengenalkan dan mempromosikan klubnya sendiri.

Para panitia ospek juga membimbing mabanya mengitari sembari memperkenalkan komplek kampus, main bersama dll. (Aku gak terlalu excited pas ospek kemaren, jadinya gak terlalu merhatiin semua kegiatan selama ospek, he)

Kesurupan massal saat ospek

Nah pas di hari terakhir setelah semua aktifitas telah dijalankan, para maba diajak bermuhasabah, yaitu acara dimana para maba bersama-sama diperkenankan untuk mengintropeksi diri, dibimbing oleh seorang ustadz dan beberapa pendamping ustadz. Biasanya diiringin sama instrumen lagu yang sedih dan beberapa kata menyentuh dari ustadz sepanjang acara itu berlangsung.

Nah saat itu sekitar jam 5 sore an, dan saat itu mendung, mau hujan juga. Di pertengahan acara muhasabah, seketika suasananya menjadi terharu dan banyak yang pada nangis (aku pikir wajar ya kan ini acara memang bertujuan agar para maba instropeksi diri, menyesali perbuatan salah yang mungkin pernah diperbuat dan beberapa mungkin sampai nangis saking menyesal atau terharunya). Tetapi kemudian ada disusul juga suara teriakan(?) loh? Aku pikir maba disini terlalu menghayati banget yaa, tapi setelahnya beberapa kali orang teriak dan pada ribut. Pas ditengok ternyata para maba (cewek khususnya) pada kerasukan. Dan itu lumayan banyak, panitia pun kelimpungan buat bawa maba yang kerasukan tadi ke ruang kesehatan. Iya kalo diem, beberapa ada juga yang mencak-mencak jadi susah buat dibawa.

READ  Pengalaman Skincare Routine yang Baik dan Benar

Tapi acara muhasabahnya tetap berlangsung. Eh, tiba-tiba temen sebelah aku yang perempuan, nangis dan diem cukup lama. Pas ada kakak panitianya datengin karena merasa ada yang aneh, aku juga ngerasa aneh gitu. Temen sebelah aku itu ngangkat kepalanya dan ketawa sendiri, fix dia kena kerasukan juga ternyata. Lalu ku bantu kakak panitia nya ngangkat, tapi dia ngamuk susah banget jadinya.

Sampai akhir muhasabah, para maba yang masih sadar (gak kerasukan) dipersilahkan pulang. Hahh, itu rasanya adrenalin terpacu banget. Berkali-kali ustadz dan panitia senior disana nyuruh kami buat fokusin pikiran supaya gak kosong, tapi di saat itu juga terbayang kengerian ngeliat orang-orang pada kerasukan tadi.

Hehe, entah kenapa malah kejadian itu yang membekas banget di benak aku, daripada hal yang lain wkwk. Sebenarnya kegiatannya lumayan oke, tapi malah itu yang menurutku kejadian yang menarik pas ospek kemarin. Oke segitu aja ya~

Tags:

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of